Ku termenung seorang diri
Menatapi deburan ombak
Datang silih berganti tiada henti
Hatiku gelisah, beribu pertanyaan menghantui fikiranku
bila semua ini berakhir
Kumenatapi batas lautan dan bentangan awan
Nun jauh diujung pandanganku
Terlintas bayangan wajahnya dalam fikiranku
Saat indah bersamanya telah terlewati
Sahabat yang selalu ada dalam suka dan duka
Sahabat yang memberi kerendahan hati untuk menerimaku apa adanya
Kini semuanya tiada lagi.......
pemergianmu telah memisahkan kita
Tiada lagi canda tawa yang menghiasi hari
Bulan berganti bulan,
Bayang wajahnya sering bermain dalam fikiranku
Seakan dia masih bersama denganku
Dekat dengan segala cerita kehidupanku
Belum sepenuhnya kupercaya bahwa dia telah Tiada untuk selamanya
Namun, kuharus menerima semua kenyataan yang ada
Dia telah pergi untuk selamanya
Kembali kepangkuan Sang Pencipta

No comments:
Post a Comment